Comparative Study adalah penelitian yang dilakukan dengan cara membandingkan persamaan dan perbedaan sebagai fenomena untuk mencari faktor atau situasi yang menyebabkan perbedaan atau persamaan tersebut. Studi ini dimulai dengan mengumpulkan fakta tentang faktor yang menyebabkan gejala tertentu kemudian dibandingkan dengan situasi lain. Pada studi perbandingan, dapat melibatkan dua atau lebih kelompok. Contoh penelitian ini misalnya membandingkan volume tingkat kecemasan antara laki-laki dan perempuan. Pada penelitian tersebut ingin diketahui apakah jenis kelamin merupakan faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan. Penelitian ini masih bisa dikembangkan menjadi lebih komplek, misalnya membandingkan tingkat kecemasan antara laki-laki latah, perempuan latah, laki-laki tidak latah dan keempat perempuan tidak latah.
Beberapa hal yang patut menjadi perhatian pada studi perbandingan adalah:
  1. Jumlah anggota setiap kelompok harus tetap proporsional dan mencerminkan kondisi realitas. Artinya jika realitas di lapangan kelompok-kelompok tersebut tidak sama, maka jumlah sampel tiap kelompok juga tidak sama.
  2. Kelompok yang diperbandingan mempunyai karakteristik yang homogen, kecuali pada faktor yang dibandingkan. Hal ini penting agar pengambilan kesimpulan atas hasil penelitian tidak bias karakteristik. Pada contoh kasus diatas, semua variable harus homogen, kecuali jenis kelamin dan latah. Prasyarat karakteristik yang homogen ini memang sulit dipenuhi bila pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random. Untuk mengatasi hal tersebut, sejak awal harus dipikirkan pengambilan sampel dengan teknik matching, yakni menyamakan kondisi atau karakteristik subyek antara kelompok-kelompok penelitian. Akan tetapi pengambilan sampel dengan teknik ini juga mempunyai kelemahan yakni sulitnya memenuhi persyaratan proporsionalitas.
  3. Pada studi perbandingan ini tidak diperlukan intervensi dan perlakuan apapun. Kelompok yang dibandingan adalah kelompok yang ada di lapangan.

Referensi Sumber: Notoadmodjo, S. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Bandung: Rineka Cipta Sumantri, A. 2011. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Kencana Prenada Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *